Permainan Traditional (6) : Ular Naga

bismillah..

sebenernya gua udah lupa2 inget ama permainan ini.. karena permainan ini panjang dan berantai.. ada ular naga, gigit ekor ular, kaya-miskin, tarik ubi, kosong-kosong, dan (lupa, kalo perlu nanti ditambah).

Mulai awalnya pun gua lupa juga, permainan yang mana dulu, mungkin kalo gua urutin gini aja kali ya:

1. Ular naga
2. Gigit ekor ular
3. Kaya-miskin
4. Tarik ubi
5. Kosong-kosong

Permainan dimulai dengan ucup2an atau gambreng. Ucup2an itu dengan meletakkan jari telunjuk di telapak tangan yang terbuka terus nyanyi:

Cap cip cup kedebong bungsut
nangka busuk bau keeeeeeee cut

terus tangan tiba2 mengatup dan mencoba menangkap orang yang lengah. Yang lengah itu lah yang kalah dan akan jaga.

Ucup-ucup

Ucup-ucup

Dua orang yang jaga lalu membentuk gerbang. Saling berhadapan, tangan saling bertemu dengan tangan di depannya, lalu diangkat ke atas, seperti gapura. Biasanya yang paling senior atau yang biasa mimpin jadi kepala kereta, dan yang lain ikut di belakangnya.

Gerbang naga

Gerbang naga

Mereka melewati gerbang itu, sambil nyanyi2:

Wak wak gung
nasinya nasi jagung
lalapnya lalap kangkung
kuda lari kejepit, sipit, sakit

kosong kosong kosong
isi isi isi
tangkap anak yang paling belaaaakang

atau versi panjangnya:

Wak wak gung
nasinya nasi jagung
lalapnya lalap kangkung
kuda lari kejepit, sipit, sakit

tam tambuku selaras tambah lima
anak pintar, disayang mama papa

kosong kosong kosong
isi isi isi
tangkap anak yang paling belaaaakang

dan turunlah gerbang terbuat dari tangan itu dan menangkap orang paling belakang.

Tangkap paling belakang

Tangkap paling belakang

Saat ditangkap, dia akan diminta memilih mau ke penjaga 1 atau penjaga 2. Setelahnya, dia memegang belakang penjaga yang ia pilih, dan membentuk rantai. Ular pun kembali berputar masuk ke gerbang sambil bernyanyi lagu di atas. Ditangkap paling belakang dan disuruh pilih lagi.

Setelah selesai, dan semua tertangkap, maka akan ada dua kelompok. Dari kelompok ini, akan dilakukan pertarungan, dua ular menangkap ekor masing2.

Gigit ekor ular

Gigit ekor ular

Kedua tim ular berhadap2an, dan bersiap2 memulai pertarungan. Kepala ular yang tadi jaga di ular naga, kini memiliki tugas untuk menangkap ekor lawan. Sedangkan ekor dari ular bertugas menghindari si penggigit. Mereka saling tarik menarik hingga akhirnya terlepas. Bisa juga terjadi kong-kalikong dengan anggota lawan, tau2 dia lepas tangannya sendiri.. haha.. Taktik lainnya adalah menggigit di bagian tengah, jadi tidak hanya dapat satu orang, bisa dapat banyak.

Setelah satu ular menang, dan memiliki semua orang pemain minus satu kepala, permainan berikutnya dimulai. Permainan ini disebut kaya-miskin.

Kaya Miskin berbaris

Kaya Miskin berbaris

Semua orang berjajar saling bergandengan tangan, dan dua kelompok berhadapan. Yang hanya sendiri akan jadi orang kaya, dan yang punya banyak anggota akan jadi orang miskin dengan banyak anak.

Yang kaya maju ke depan, dan yang miskin mundur ke belakang. Yang orang bilang:

Saya orang kaya…

lalu gantian yang miskin maju, dan kayak mundur, sambil maju bilang:

Saya orang miskin..

yang maju akan mengatakan sesuatu, dan yang mundur mendengarkan:

Kaya (K): Saya minta anak
Miskin (M): Namanya siapa?
K: Namanya x. (x adalah nama orang yang dipilih sama pimpinan, bisa buat lucu2an siapa yang dibenci, bisa juga diambil dari paling ujung)
M: x cepat pergi, jangan kembali lagi

Dan x pun pergi ke sisi lain, dan bergandengan tangan dengan si orang kaya. Sesi ini terus diulang2 hingga akhirnya si orang miskin kehabisan anak 😀

Setelah selesai permainan kaya-miskin, lanjut ke permainan cabut ubi.

Cabut ubi

Cabut ubi

Semua orang jongkok berantai, dengan paling ujung depan memegang tiang atau pohon. Kecuali satu orang yang tadi jadi orang miskin, sekarang gantian dia yang aktif.

Permainan cabut ubi ini, di tempat gua sih lebih ke minta ubi. Jadi si orang miskin yang tadi itu berdiri di bagian belakang, kita biasa sebut dia nenek lampir atau kakek lampir, lalu menyapa ke pemimpinnya:

nenek/kakek lampir (L): tok tok tok, Permisi mba/mas/bang/mpok/bu/pak/nek/kek, saya mau minta ubi
pemilik rumah (P): oh.. iya.. ambil aja itu di belakang.
L: Makasih mba/mas/bang/mpok/bu/pak/nek/kek.

Ditariklah kuat2 si anak paling belakang belakang, hingga akhirnya terbangun dari jongkok dan terlepas dari rantai.. haha.. kalo orangnya kuat, gak bisa lepas2 itu.

Setelah selesai.. ada pembagian kelompok lagi…. nah.. gua lupa cara baginya gimana.. apa mungkin itu main kaya miskin ada di akhir, jadinya kaya dan miskin jumlahnya sama? entahlah.. intinya terbagi dua kelompok, entah gambreng atau suit. Kalau suit, bikinnya yang kalah gabung semua, yang menang gabung semua, jadinya dua kelompok.

Dari dua kelompok ini, kita mulai permainan berikutnya, permainan kosong-kosong. Jadi salah satu kelompok mulai bilang..

Kosong-kosong kosong-kosong
kosong-kosong sekarang
sekarang kosong apa
kosong apa sekarang

lalu lawannya mulai menjawab dengan menambahkan satu kata setelah kata “kosong”, karena ditanyakan “kosong apa sekarang”. Misal, lawannya menjawab dengan kosong hampa, maka akan jadi seperti ini:

Kosong hampa kosong hampa
kosong hampa sekarang
sekarang hampa apa
hampa apa sekarang

jadi sekarang kembali lagi harus dijawab dengan hampa+sesuatu. Dan dijawab dengan nyanyian tadi itu.

yang kalah adalah yang menyebutkan kembali kata yang pernah dipakai, atau yang tidak dapat memberikan kata gandengannya. Maka kita harus bisa kasih kata yang paling sulit digandeng kepada lawan, agar lawan kalah.

Sekian jabaran permainan yang panjang ini… bisa mengisi waktu luang.. 1 jam sampai 2 jam..

waktu dulu suka mainin ini siang2 atau sore2 bareng anak2 sekitar rumah… 🙂

Discuss - No Comments

No comments yet. Why not add one below?

Add a Comment

Your email address will not be published. Note marked required (*) fields.

[+] kaskus emoticons nartzco

Categories